GTK dan Tenaga Administrasi

Foto Bersama Bersama Kepala Sekolah Bpk. Alex B. Mena, S.Pd, M.Pd dan Dewan Guru serta Tenaga Administrasi

PESERTA DIDIK KELAS 9

Foto Bersama Peserta Didik dan Wali Kelas Bpk. L. Kaluti

Peserta Didik Kelas 8 Flamboyan

Foto Bersama Peserta Didik dan Wali Kelas Ibu Almeida Tumani, S.Th

Peserta Didik Kelas 8 Teratai

Foto Bersama Peserta Didik dan Wali Kelas Ibu Feybe Ndawu, S.Th

Peserta Didik Kelas 7 Asoka

Foto Bersama Peserta Didik dan Wali Kelas Ibu Dra. Suyatni Ponsedo

Peserta Didik Kelas 7 Bogenfil

Foto Bersama Peserta Didik dan Wali Kelas Ibu Selfian Gogali, S.Pd

Saturday, 13 January 2018

Informasi Penyelenggaraan Lomba Inovasi Pembelajaran (INOBEL) Guru Pendidikan Menengah Tingkat Nasional (Pemula, Madya dan Utama) Tahun 2018

Dalam rangka memberikan apresiasi dan menumbuhkembangkan budaya kompetitif yang sehat di kalangan guru, Direktorat Pembinaan Guru Pendidikan Menengah, Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan akan menyelenggarakan Lomba Inovasi Pembelajaran (INOBEL) Guru Pendidikan Menengah Tingkat Nasional (Pemula, Madya, dan Utama) tahun 2018.
Sehubungan dengan hal tersebut, kami sampaikan hal-hal sebagai berikut:
1. Pendaftaran
2. Persyaratan Peserta
  • Guru SMA/SMK/SMALB Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau bukan PNS (dibuktikan dengan Surat Keputusan sebagai Guru Tetap Yayasan (GTY).
  • Memiliki NUPTK dan atau yang belum memiliki NUPTK tercatat di Data Pokok Pendidikan (DAPODIK Kemdikbud) yang dibuktikan dengan tangkapan layar (screenshot) Dapodik dan dilegalisir oleh Dinas Pendidikan Provinsi
  • Tidak sedang mendapat tugas tambahan sebagai Kepala Sekolah atau sedang dalam proses pengangkatan sebagai Kepala Sekolah atau sedang dalam transisi alih tugas ke unit kerja di luar satuan pendidikan.
  • Mempunyai masa kerja sebagai guru SMA/SMK/SMALB secara terus-menerus, sekurang-kurangnya 2 (dua) tahun dibuktikan dengan SK CPNS atau SK Pengangkatan bagi guru bukan PNS.
  • Memiliki kualifikasi akademik minimal S1 atau DIV.
  • Melampirkan surat pernyataan sebagai guru yang ditandatangani oleh Kepala Sekolah.
  • Menulis proposal penelitian atau laporan penelitian (terlampir)
  • Fotocopy sertifikat bagi peserta Lomba Inobel Madya dan fotocopy sertifikat juara peserta Lomba Inobel Utama
  • Semua persyaratan administrasi dan akademik diunggah pada laman www.kesharlindungdikmen.id.
3. Kategori Lomba
a. Lomba Inobel Pemula
Lomba Inobel Pemula adalah lomba yang diikuti oleh guru SMA, SMALB dan SMK untuk berkompetisi pada tingkat nasional dalam penyusunan karya inovatif. Karya inovatif tersebut diharapkan mampu memecahkan masalah dalam proses pembelajaran sesuai dengan tugas dan fungsi guru untuk meningkatkan mutu hasil belajar peserta didik dan lomba ini ditujukan bagi guru yang belum pernah mengikuti Lomba Inovasi Pembelajaran (Inobel) yang diselenggarakan oleh Direktorat Pembinaan Guru Pendidikan Menengah.

b. Lomba Inobel Madya
Lomba Inobel Madya adalah lomba yang diikuti oleh guru SMA, SMALB dan SMK untuk berkompetisi pada tingkat nasional dalam penyusunan karya inovatif. Karya inovatif tersebut diharapkan mampu memecahkan masalah dalam proses pembelajaran sesuai dengan tugas dan fungsi guru untuk meningkatkan mutu hasil belajar peserta didik dan lomba ini ditujukan bagi peserta yang pernah ikut menjadi finalis pada lomba Inobel yang diselenggarakan oleh Direktorat Pembinaan Guru Pendidikan Menengah.

c. Lomba Inobel Utama
Lomba Inobel Utama adalah lomba yang diikuti oleh guru SMA, SMALB dan SMK untuk berkompetisi pada tingkat nasional dalam penyusunan karya inovatif. Karya inovatif tersebut diharapkan mampu memecahkan masalah dalam proses pembelajaran sesuai dengan tugas dan fungsi guru untuk meningkatkan mutu hasil belajar peserta didik dan lomba ini ditujukan bagi bagi para Juara 1, 2 dan 3 dari berbagai macam lomba tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Direktorat Pembinaan Guru Pendidikan Menengah.

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan download:
  1. Surat Edaran Inovasi Belajar 2018
  2. Pedoman Inovasi Belajar Tahun 2018

Monday, 1 January 2018

Mengenang Kembali Tradisi Tahun Baru Desa Ensa


"Jauh di dusun yang kecil di situ rumahku, lama sudah ku tinggalkan aku rindu,
Tahun-tahun t'lah berganti menambah rinduku, nantikan kedatanganku dusunku".....

Sepenggal lagu Natal membangkitkan rasa rindu untuk kembali merayakan Natal dan Tahun Baru di desa tercinta. Tahun baru adalah salah satu momen yang sangat dinantikan oleh anak-anak. Keceriaan dan semangat anak-anak mengunjungi setiap rumah tanpa terlewati untuk mengucapkan "Selamat Tahun Baru" dengan membawa kantong plastik dengan harapan bahwa kantong plastik tersebut akan terisi kue atau snack berbagai jenis.
Mereka kadang membentuk kelompok yang beranggotakan 3-5 orang. Hal inilah yang coba di bangun kembali oleh beberapa ibu-ibu untuk mengenang keseruan masa kecil mereka.
Bernostalgia dengan masa kecil adalah warna tersendiri yang pernah terjadi di Ensa. Hal ini sangat baik untuk dilanjutkan dalam kebersamaan membangun kembali jalinan silahturahmi satu dengan yang lainnya sebagai satu persaduraan dalam ikatan "Tepo Aso Moroso".



Dari gambar di atas yang diperoleh dari salah satu akun Facebook, tampak keceriaan para ibu-ibu mengenang masa kecil mereka. Tanpa malu sedikitpun mereka membawa tas plastik dengan harapan akan terisi berbagai makanan ringan layaknya anak kecil.
Tradisi ini yang perlu dibangun dan dijaga sehingga akan menarik hati orang-orang Ensa yang ada di luar Desa Ensa untuk kembali bernostalgia mengenang masa kecil.
Terlebih dalam menghadapi Reuni Raya Warga Ensa yang rencananya akan dilaksanakan tahun 2018 atau tahun 2020.
Ini adalah awal yang baik, masihkah kenangan itu akan terulang lagi...?